Kemenhut Izinkan 25 Lahan Kembangkan Jalak Bali


Kemenhut Izinkan 25 Lahan Kembangkan Jalak Bali

DENPASAR–MICOM: Kementerian Kehutanan melalui Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSA) menginzinkan 25 lahan penangkaran untuk mengembangbiakkan burung jalak bali (Leocopsar rothschildi) yang habitatnya hanya terdapat di Taman Nasional Bali Barat (TNBB).

“Ke-25 izin penangkaran jalak bali itu sudah diserahkan kepada para pemilik lahan penangkatan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Bali, khususnya kelompok penangkaran di sekitar TNBB,” kata Noerdjito, peneliti burung jalak bali pada Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jumat (3/6).

Ia yang melakukan penelitian khusus burung jalak bali sejak 1986 itu menjelaskan kebijakan pemerintah untuk memberikan izin penangkaran terhadap jalak bali sebagai upaya meningkatkan populasi burung yang kini terancam punah.

Lewat pengembangbiakan di luar habitatnya itu diharapkan mampu meningkatkan populasi burung maskot Bali, sehingga tidak mengganggu perkembangan satwa langka itu dihabitatnya yang hanya ada di TNBB.

Hasil pengembangbiakan jalak bali di sejumlah penangkaran di Indonesia, selama ini diperkirakan sudah menghasilkan 1.000 ekor.

Populasi di luar habitatnya, imbuh Noerdjito, diharapkan terus bisa berkembang dan sebagian hasil pengembangbiakan itu dapat dilepas pada habitatnya sebagai upaya mempercepat peningkatan populasi.

Hal itu penting dilakukan mengingat populasi di alam bebas pada tahun 2005 dapat dihitung dengan jari, namun sekarang sudah berkembang menjadi 39 ekor.

Selain itu hasil penangkaran di TNBB sudah menghasilkan 145 ekor jalak bali. Burung hasil penangkaran itu secara bertahap juga dilepas ke alam bebas.

Asosiasi Pelestari Curik Bali (APCB) membantu 60 ekor burung jalak bali atau 30 pasang kepada 12 kelompok penangkaran untuk dikembangbiakkan yang dikelola masyarakat Desa Sumberkelampok, yang wilayahnya berbatasan dengan TNBB.

Burung tersebut hasil pengembangbiakan yang didatangkan dari Klaten, Jawa Tengah dan Bogor, Jawa Barat.

Penyerahan bibit burung jalak bali tersebut juga disertai izin penangkaran oleh Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam Taming Sitorus. (Ant/OL-13)

 

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/03/230964/290/101/Kemenhut-Izinkan-25-Lahan-Kembangkan-Jalak-Bali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s