Semua Pihak Saling Tunggu (Konflik Lahan WKS vs Petani)


Semua Pihak Saling Tunggu (Konflik Lahan WKS vs Petani)

JAMBI – Penyelesaian konflik lahan antara petani dan PT Wirakarya Sakti (PT WKS) belum juga menemui hasil. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama unsur muspida, warga dan PT WKS, kemarin (23/5), di ruang Utama, Kantor Gubernur Jambi. Selain itu, upaya untuk menyelesaikan konflik lahan ini sudah dilakukan dari lembaga pemantau penyelenggaraan negara (LPPN), juga tak menemui hasil konkret.

Bahkan dalam laporan masing-masing unsur muspida diketahui, masih menunggu hasil penyelesaian dari pemerintah pusat. “Hingga sekarang sesuai dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya, tak ada titik temu. Hingga sekarang masalah ini sudah ditangani pemerintah pusat, yaitu DPR RI dan Kementerian Kehutanan,” kata Bambang Bayu Suseno, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi saat menyampaikan pendapatnya. Diakuinya, Komisi IV DPR RI akan melakukan sejumlah rapat mebahas masalah konflik lahan antara petani dan PT WKS yang sudah berlarut-larut.

“Sebaiknya pemerintah pusat yang menyelesaikan ini, karena selama ini kami juga terkendala koordinasi dengan pusat. Kalau mereka lebih mudah,” terangnya kepada Jambi Independent.

Sikap menunggu penyelesaian dari pemerintah juga ditunjukkan hampir seluruh unsur muspida. Bahkan perwakilan PT WKS yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan telah menyerahkan masalah ini ke pemerintah. Selain itu, mereka tak mau berkomentar menanggapi pendapat dari petani.

Sedangkan dari warga yang tergabung dalam Persatuan Petani Jambi (PPJ) melalui ketuanya, Aidil mengatakan, mereka siap menerima solusi yag diberikan pemerintah asalkan tidak merugikan petani. “Selama ini kami juga sudah sepakat dengan hasil pertemuan yang difasilitasi Kementerian Kehutanan untuk melakukan pola kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. Solusi ini dikatakan paling tepat, tetapi kenyataan pelaksanaannya pola kemitraan oleh perusahaan kok berada di lokasi APL milik warga, bukan lahan yang menjadi sengketa, sehingga samapi saat ini tak selesai-selesai,” terangnya.

Terkait tidak selesainya masalah ini, pihaknya bersama petani menunggu penyelesaian dari pemerintah dan niat baik PT WKS. Baik berupa solusi yang baru maupun solusi yang sudah ada.

Sedangkan Susi Humairoh, dari lembaga pemantau penyelengaraan negara (LPPN) mengakui, masalah ini akan mereka bawa kembali ke Dewan Kehutanan maupun Kementerian Kehutanan. Hal yang sama juga dikatakan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar. “Sekarang kita tunggu dulu penyelesaian tersebut, dan kita saling menjaga dan menahan diri agar masalah ini bisa diselesaikan agar tidak kembali memicu konflik,” ungkapnya.(pia)

Sumber: http://www.jambi-independent.co.id/jio/index.php?option=com_content&view=article&id=12658:semua-pihak-saling-tunggu&catid=1:metrojambi&Itemid=3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s