Inpres 10 Tahun 2011 Pesanan Negara Eropa


Inpres 10 Tahun 2011 Pesanan Negara Eropa

Pontianak –  Keluarnya instruksi presiden (inpres) tentang penundaan pemberian izin baru bagi hutan alam primer dan lahan gambut serta penyempurnaan tata kelola hutan dan gambut oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dinilai tidak mengakomodasi kepentingan industri kelapa sawit.

“Inpres nomor 10 Tahun 2011 ini sangat merugikan Kalbar dan cenderung diskriminatif, Inpres ini semakin jelas ketidakberpihakkannya SBY kepada rakyat Kalbar. Inpres ini merupakan pesanan Amerika dan negara-negara Eropa,” tegas Sekretaris Fraksi PPP DPRD Kalbar, H Retno Pramudya, SH kepada Equator, Senin (23/5).

Selama ini, katanya, pengembangan perkebunan sawit di Kalbar memberikan imbas terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan pembangunan di daerah-daerah pedalaman. “Padahal sekarang ini dan di masa akan datang, kelapa sawit menjadi salah satu tulang punggung utama perekonomian Kalbar,” kata Retno.

Sekretaris DPW PPP Kalbar ini mengatakan, sikap diskriminatif dalam Inpres itu tercermin dari pengecualian yang diberikan pada sejumlah kegiatan perekonomian, yakni sektor minyak dan gas bumi, geothermal, ketenagalistrikan, serta pertanian tanaman padi dan tebu.

“Kami sangat menyayangkan, Inpres tidak mampu mengakomodasi aspirasi industri kelapa sawit yang sudah menjadi salah satu industri strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya Kalbar,” sesal Retno.

Menurutnya, pengecualian yang diterapkan Inpres ini bisa menimbulkan kesan kalau aktivitas ekonomi lainnya yang tidak termasuk dalam pengecualian itu tidak penting, dan terkesan merupakan penyebab terjadinya pemanasan global.

“Kalau berbicara global warming, emisi gas karbon dari aktivitas pembakaran minyak dan gas bumi sudah jelas menjadi penyebab terjadinya efek gas rumah kaca yang memicu pemanasan global,” tuntasnya. (jul)

Sumber: http://www.equator-news.com/utama/inpres-10-tahun-2011-pesanan-negara-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s